*btw, posternya kebalik .__. #sarap*
[Fanfiction] Hug Me Once
Title : Hug Me One
Author : Tiffa0711
Genre : School, romance, angst
Length : On writing
Cast : Rin (fictional character),
Seungri (Big Bang), Hara (OC)
Rating : PG-13
***
“Argh! Sial! Besok ulangan fisika! Tak
mungkin aku kabur lagi! Aish, kenapa di dunia ini harus diciptakan pelajaran
fisika??” batin
Seungri gelisah menanti ujian fisika esok hari.
Ia memang cerdas dalam banyak pelajaran, namun tidak dengan fisika.
“Chagi!
Kau kenapa?” tanya seorang gadis cantik yang tengah bergelayut manja di lengannya.
“Ahni,
aku tak apa.” Jawabnya berusaha tenang. “Hara-ya! Apa kau tahu anak di sekolah
ini yang pintar fisika?”
“Waeyo?”
Hara menaikkan sebelah alisnya, heran.
“Aku
butuh seorang guru jenius yang dapat mengajariku fisika dalam sehari.”
“Eh??
Tak ada anak seperti itu di sekolah kita!” Hara terdiam sejenak, seolah ingat
akan sesuatu. “Ah! Aku tahu! Tapi apa kau yakin akan meminta tolong pada
dia..?”
“Tentu!
Ini demi ulangan fisika terkutuk besok! Memangnya, siapa dia?”
“Dia
sunbae kita, namanya..”
***
Seorang
gadis berparas pucat dengan penampilan yang sangat sederhana, atau bisa
dikatakan culun, tengah duduk dengan tentram di bangkunya, seolah tak
menghiraukan hiruk pikuk kelas. Ia terus memandangi dengan cermat sebuah pot
bunga yang terletak di dekat jendela. Tiba-tiba ia menghampiri pot itu dan
menemuka seekor kumbang di atasnya.
�$9CHmm..
Annyeong, tuan kumbang!” Sapanya sambil tersenyum bodoh. “Kenapa kau selalu
sendiri? Kemana teman-temanmu?” Gadis itu mendekatkan telinganya ke arah
kumbang itu, seolah berusaha mendengar jawaban dari kumbang itu.
“Aah!
Rupanya kau ditinggal oleh mereka? Ckckck, kasian sekali dirimu. Kau tahu, kita
senasib. Aku juga tak punya teman, dan.. keluarga.” Ia menundukkan kepala.
“Ehehehe.. kurasa kita bisa menjadi teman yang cocok! Tuan kumbang, Rin
imnida!” Ia membungkuk dalam.
“Oh
ya, kau tahu.. blah.. blah.. blah..” Rin kembali berceloteh panjang lebar pada
makhluk yang sudah jelas tak mengerti apa yang dikatakan Rin.
Tanpa
disadari murid-murid sekelas yang dari tadi memperhatikan gerak-gerik Rin pun
terkikik geli. Mereka memang sudah biasa menyaksikan fenomena abnormal dari
seorang Rin. Karena hal itu pula, banyak di antara mereka yang senang
mengisengi Rin. Namun anehnya, separah apapun kejailan yang dilakukan para
murid itu pada Rin, Rin tak pernah sedikit pun meneteskan air mata.
“BRUK”
Pintu kelas terbanting dengan keras dan muncul seorang laki-laki berparas
tampan dengan lingkaran hitam di kedua matanya. “Ehem, annyeong haseo, sunbaenim!”
Sapanya sambil tersenyum lebar.
Seisi
kelas pun mengalihkan pandangannya pada lelaki itu, kecuali Rin tentunya.
“Eh, bukankah dia Lee Seunghyun anak
kelas 11-A itu?”
“Dia dancer asal Gwangjoo itu?”
“Tampan!”
“Anak pendatang baru yang populer
itu..”
“Ehm,
perkenalkan, Lee Seunghyun imnida. Atau biasa dipanggil Seungri.” Ia kembali
menunjukkan senyumannya. “Saya ingin bertemu Rin-sunbae, apakah ia ada di kelas
ini?”
Semuanya
menunjuk ke arah gadis yang sedang bersenda gurau (?) dengan kumbang itu.
Seungri berjalan menujunya dengan kecemasan mendalam. “Ng, annyeong haseo, Rin-sunbae!
Bisakah—“
“Ssstt!!”
Seru Rin yang masih bersenang-senang dalam dunianya sendiri.
“Bisakah
saya—“
“Ssssttt!!”
“Sunbae,
bisakah saya—“
“DUGH!”
Tiba-tiba Rin spontan memukul wajah Seungri yang berada di belakangnya. “YA!
Tidak tahukah, aku sedang sibuk, huh??” Serunya emosi tanpa mengetahui bahwa
yang dipukulnya sukses tepar di lantai.
“E-eh..?”
-____-
***
Rin
sangat menikmati ‘pemandangan’ yang ada di hadapannya kini. Ia berada di UKS,
menunggu Seungri yang dari tadi pingsan. Ia terus menatap ke arah wajah tampan
Seungri dan beberapa kali mengelus rambutnya. Entah apa yang dirasakannya saat
ini, namun yang jelas, ia sangat gugup.
Ketika
ia akan mengelus rambut yang menutupi dahi Seungri, tiba-tiba pergelangan
tangannya dipegang oleh seseorang.
Seungri!
Dengan
mata masih terpejam Seungri berkata, “Rin-sunbae, dapatkah kau membantuku?”
Rin
yang salah tingkah spontan terlonjak kaget dan langsung menempel(?) tembok UKS
layaknya tokek. Sunggu posisi yang konyol.
“Bisakah
sunbae mengajariku fisika sehari ini?” tanya Seungri sekali lagi seraya bangkit
dalam posisi terduduk.
“Ah,
eh..” GLEK. Rin yang tak terbiasa berkomunikasi dengan orang lain pun
speechless, hingga akhirnya mengangguk pasrah.
“Jinjayo!!
Gomawo—” Seungri melompat girang dan hampir memeluk Rin. Namun ia urungkan
niatnya, melihat sunbae-nya telah membeku. “Kamsa hamnida, sunbae!” Lanjutnya
sambil tersenyum lebar. Senyuman yang berhasil membuat jantung Rin berdegup tak
karuan.
***
Seorang
siswa dengan seragam acak-acakan tengah berlari di koridor sekolah dengan
tergesa. Ia sedang mencari seseorang. Akhirnya ia pun berhenti berlari ketika
mendapati sosok yang dicarinya –seorang gadis yang tengah menatap kosong
jendela koridor.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar